PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN, DEWAN KOMISARIS, KOMPETENSI KOMITE AUDIT, FREKUENSI RAPAT KOMITE AUDIT TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI

Authors

  • Hairul Anam Universitas Balikpapan
  • L.W. Liyanto Universitas Balikpapan

DOI:

https://doi.org/10.36277/geoekonomi.v10i1.53

Keywords:

Kata Kunci: Konservatisme Akuntansi, Proporsi Komisaris Independen, Ukuran Dewan Komisaris, Kompetensi Komite Audit, Frekuensi Jumlah Rapat Komite Audit.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proporsi komisaris independen, ukuran dewan komisaris, kompetensi komite audit, dan frekuensi jumlah rapat komite audit terhadap konservatisme akuntansi. Populasi dalam penelitian adalah perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2013-2017. Metode pemilihan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling, yaitu perusahaan yang memiliki data lengkap mengenai komisaris independen dan komite audit. Dari pemilihan sampel diperoleh sebanyak 6 perusahaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi komisaris independen negatif tidak berpengaruh, ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh, kompetensi komite audit tidak berpengaruh, sedangkan frekuensi jumlah rapat komite audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap konservatisme akuntansi.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariska, Okta, Siti Nurhayati Nafsiah, dan Andrian Noviardy. 2016. Pengaruh Komisaris Independen, Komite Audit, Profitabilitas, Leverage terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi Kasus Perusahaan Sektor Perkebunan di BEI). Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis, Global Competitive Advantage. ISBN: 978-602-74335-0-2. Hal: 133-139.
Basu, Sudipta. 1997. The Conservatism Principle and the Asymmetric Timeliness of Earnings. Journal of Accounting and Economics 24, pp: 3-37.
Brilianti, Dinny Prastiwi. 2013. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme Akuntansi Perusahaan. Accounting Analysis Journal. ISSN: 2252-6765. Vol.2 No.3: 268-275.
CNN Indonesia. Faktor Psikologis, Industri Makanan dan Minuman Meriang. cnnindonesia.com. 2 Agt 2017, 27 Apr 2018.
Financial Accounting Standards Board (FASB), 1980, Statement of Financial Accounting Concepts, No. 2, Qualitative Characterisitcs of Financial Information.
Ghozali, Imam. 2016. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 23, Edisi 8. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponerogo.
Ghozali, Imam dan Anis Chariri. 2014. Teori Akuntansi, Edisi 4. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Givoly, D. and Hayn Carla. 2000. The Changing time-series properties of earning, cash flows and accrual: Has financial reporting become more conservative?. Journal of Accounting and Economics 29, pp: 287-320.
Gudono. 2015. Teori Organisasi, Edisi 3 Cetakan 2. Yogyakarta: Anggota IKAPI.
Juanda, Ahmad. 2012. Kandungan Prinsip Konservatisme Dalam Standar Akuntansi Keuangan Berbasis IFRS (Internasional Financial Reporting Standard). Jurnal Humanity. ISSN: 0216-8995. Vol 7 No.2: 24-34.
Okezone. Masih Cerah, Begini Jurus Jaga Pertumbuhan Industri Makanan dan Minuman RI. economy.okezone.com. 24 Nov 2017, 27 Apr 2018.
Padmawati, Ika Ria dan Fachrurrozie. 2015. Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance dan Kualitas Audit terhadap Tingkat Konservatisme Akuntansi. Accounting Analysis Journal 4. ISSN: 2252-6765. Vol 1.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 Tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.04/2015 Tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Prahasita, Hellen Sanidhya. 2016. Struktur Kepemilikan, Tata Kelola Perusahaan, dan Konservatisma. Jurnal Akuntansi Bisnis. Vol.XV No.29.
Pratanda, Radyasinta Surya dan Kusmuriyanto. 2014. Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance, Likuiditas, Profitabilitas, dan Leverage terhadap Konservatisme Akuntansi. Accounting Analysis Journal 3. ISSN: 2252-6765. Vol 2.
Riahi, Ahmed dan Belkaoui. 2006. Accounting Theory: Teori Akuntansi, Edisi 5 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
Subramanyan, K. R dan John J. Wild. 2014. Analisis Laporan Keuangan: Financial Statement Analysis, Edisi 10 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Cetakan Ke 25. Bandung: Alfabeta.
Surya, Indra dan Ivan Yustiavandana. 2008. Penerapan Good Corporate Governance: Mengesampingkan Hak Istimewa Demi Kelangsungan Usaha. Edisi 1 Cetakan Ke 2. Jakarta: Kencana.
Suwardjono. 2014. Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan. Edisi 3 Cetakan Ke 8. Yogyakarta: Anggota IKAPI.
Veres, Mariska, Stevanus Hadi Darmadji, dan Aurelia Carina Susanto. 2013. Hubungan Mekanisme Good Corporate Governance dan Kualitas Kantor Akuntan Publik terhadap Konservatisme Akuntansi di Industri Perbankan Indeonesia Periode 2009-2011. Jurnal Ilmiah Universitas Surabaya. Vol.2 No.1.
Wijaya, Langgeng Anggita. 2012. Pengukuran Konservatisme Akuntansi: Sebuah Literatur Review. Jurnal Akuntansi dan Pendidikan. E-ISSN: 2477-2995. Vol.1 No.1: 100-105.
Wulandari, Dwinita dan Zulaikha. 2012. Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris dan Komite Audit terhadap Tingkat Konservatisme Akuntansi (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2008-2010). Diponerogo Journal of Accounting. Vol.1 No.2: 1-14

Downloads

Published

2019-03-31

How to Cite

Anam, H., & Liyanto, L. (2019). PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN, DEWAN KOMISARIS, KOMPETENSI KOMITE AUDIT, FREKUENSI RAPAT KOMITE AUDIT TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI. Jurnal GeoEkonomi, 10(1), 130–149. https://doi.org/10.36277/geoekonomi.v10i1.53

Issue

Section

Articles