Pengaruh Current Ratio, Return On Asset, Total Asset Turnover, Dan Debt To Total Asset Ratio Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Transportasi Di BEI 2014-2017

Penulis

  • Nur Laeliyatul Mukaromah Universitas Balikpapan
  • Hairul Anam Universtas Baikpapan
  • Satriawaty Migang Universtas Baikpapan

DOI:

https://doi.org/10.36277/mreko.v1i2.81

Kata Kunci:

Current Ratio, Return on Asset, Total Asset Turnover, Debt to total Asset Ratio, Financial Distress

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Rasio Lancar, Return On Asset, Total Perputaran Aset dan Rasio Hutang terhadap Total Aset pada Financial Distress pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data yang digunakan adalah laporan keuangan dari perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2014-2017. Populasi dalam penelitian ini adalah 35 perusahaan, dan jumlah sampel yang digunakan adalah 11 perusahaan yang dipilih menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 44 pengamatan. Kesulitan keuangan dalam penelitian ini diukur dengan Interest Coverage Ratio (ICR). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio lancar, pengembalian aktiva, hutang terhadap total rasio aktiva tidak mempengaruhi financial distress. sedangkan variabel total turnover aset mempengaruhi kesulitan keuangan perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Referensi

Astuti, P., & Pamudji, S. (2015). Analisis Pengaruh Opini Going Concern, Likuiditas, Solvabilitas, Arus Kas, Umur Perusahaan dan Ukuran Perasaan Terhadap Kemungkinan Financial Distress. Diponegoro Journal of Accounting , 4 (1), 1-11.
Fahmi, I. (2013). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.
Fatmawati, A., & Wahidahwati. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Financial Distress (Studi Pada Perusahaan Manufaktur di BEI). Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi , 6 (10), 1-17.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivarite Dengan Program IBM SPSS 25 (IX ed.). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hanifah, O. E., & Purwanto, A. (2013). Pengaruh Struktur Corporate Governance dan Financial Indicator terhadap kondisi Financial Distress. Diponegoro Journal of Accounting , 2 (2), 1-15.
Hapsari, E. I. (2012). Kekuatan Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Manufaktur Di BEI. Jurnal Dinamika Manajemen , 3 (2), 101-109.
Harahap, S. S. (2009). Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.
Hidayat, M. A., & Meiranto, W. (2014). Prediksi Financial Distress Perusahaan Manufaktur Di Indonesia. Diponegoro Journal of Accounting , 3 (3), 1-11.
Kuncoro, S., & Agustina, L. (2017). Factors to Predict The Financial Distress Condition of The Banking Listed in The Indonesia Stock Exchange. Accounting Analisis Journal , 6 (1), 39-47.
Marchelina, E., Hutapea, G. T., & Anggraini, N. (2017). Pengaruh Struktur Modal, Tato, Research and Development, Inflasi dan Suku Bunga Terhadap Financial Distress. Fundamental Management Journal , 2 (2), 27-38.
Murhadi, W. R. (2013). Analisi Laporan Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.
Prastowo, D. (2011). Analisis Laporan Keuangan Konsep dan Aplikasi (Ketiga ed.). Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Restianti, T., & Agustina, L. (2018). The Effect of Financial Ratio on Financial Distress Conditions in Sub Inustrial Sector Company. Accounting Analysis Journal , 7 (1), 25-33.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian. Bandung : Alfabeta.
Yudiawati, R., & Indriani, A. (2016). Analisis Pengaruh Current Ratio, Debt to total Asset Ratio, Total Asset Turnover, dan Sales Growth Ratio Terhadap Kondisi Financial Distress. Diponegoro Journal of Management , 5 (2), 1-13.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-10-26

Cara Mengutip

Laeliyatul Mukaromah, N. ., Anam, H., & Migang, S. (2022). Pengaruh Current Ratio, Return On Asset, Total Asset Turnover, Dan Debt To Total Asset Ratio Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Transportasi Di BEI 2014-2017. MEDIA RISET EKONOMI [MR.EKO], 1(2), 43–54. https://doi.org/10.36277/mreko.v1i2.81